Veracious!

anime-expo:

patchowl:

"Free!" Anime Real-Life Location

Source: |

The More You Know! (◡‿◡✿)

(via ibuperisesat)

10 Things I Hate About You

I hate the way you talk to me, 

and the way you cut your hair.

I hate the way you drive my car, 

I hate it when you stare. 

I hate your big dumb combat boots 

and the way you read my mind. 

I hate you so much it makes me sick,

it even makes me rhyme. 

I hate the way you’re always right, 

I hate it when you lie. 

I hate it when you make me laugh,

even worse when you make me cry. 

I hate it when you’re not around, 

and the fact that you didn’t call. 

But mostly I hate the way I don’t hate you, 

not even close…

not even a little bit… 

not even at all. 

.

— from the movie “10 Things I Hate About You” (1999)

thec0sm0naught:

fungi:

All the planets as one

Mmpf

thec0sm0naught:

fungi:

All the planets as one

Mmpf

(via ibuperisesat)

mrsweasley:

Sherlock parody - Oklahomo

In case you haven’t seen it yet! It’s fucking brilliant. 

(via geothebio)

Tamu Tak Diundang

Wahai perempuan, janganlah kamu membuka pintu hatimu terlalu lebar.
Tutuplah rapat-rapat, intiplah siapa yang datang sebelum membukanya.

Kenakanlah khimarmu sebelum membuka pintu,
atau mintalah tolong mahrammu untuk membukakannya.

Dengan begitu kau akan terlindungi
dari tamu yang haus kasih, atau memang cuma lapar mata.

Dan jika engkau belum yakin, jika engkau belum siap,
janganlah pernah membuka pintu itu.

Karena, wahai gadisku, kalau kau sembarangan membuka pintu,
kau sendiri yang akan kerepotan.

Kau tidak akan tahu kapan tamu itu akan pulang,
atau bahkan mengetahui apa yang ia inginkan.

Kau sudah suguhi ia dengan teh hangat,
tapi ia malah minta diberi gula.

Basa-basinya sangat lama, menyogok kita dengan banyak buah tangan,
tapi pada akhirnya dialah yang ingin diberi.

Kau bisa saja menerima tukang sales;
menawakan janji-janji yang bahkan belum tentu bisa ia tepati.

Atau tidak sengaja membukakan pintu untuk pengemis;
yang meminta-minta cinta dan belas kasih.

Bisa juga kedatangan tukang penyebar brosur;
membagikan kupon gratis atau diskon tapi dengan berbagai macam syarat.

Jikalau bertemu dengan pengamen bersuara indah pun,
diamkan saja ia. Biarkan ia capek sendiri. Nanti pun akan pergi.

Sungguh bodoh jika kau meladeni orang-orang seperti itu, wahai gadisku.
Mulut manis, paras tampan, dan dompet tebal hanyalah kedok mereka.

Jikalau engkau tahu apa yang sebenarnya mereka pikirkan,
engkau akan ketakutan.

Begitulah mereka; para tamu tak diundang.
Yang datang karena salah menlangkah, atau melihatmu salah tingkah.

Tetapi bagimana jika mereka terlanjur masuk?
Menyuruh pulang tak tega, mengusir apalagi.

Berhati-hatilah, gadisku, setan ada di mana-mana.
Jangan sampai engkau tergoda.

Maka suruhlah mereka pulang,
karena kau sebenarnya pintar; tahu beribu caranya.

Lebih baik engkau melihatnya menitikkan air mata sekarang,
daripada engkau sendiri yang nantinya berlinang.

Karena terkadang kejam itu perlu,
demi kebaikanmu, juga demi kebaikan mereka yang benar-benar menyayangimu.

Maka, gadisku, bukalah pintu hanya bagi ia yang tidak datang sendiri;
yang bersama keluarganya, dengan pakaian rapi dan niat yang baik.

Niscaya akan ada kabar baik bagimu.

Dan ingatlah,
Jangan menunggunya dengan menghabiskan waktu bersama tamu-tamu atau teman-teman yang merugikan,
tapi tunggulah ia dengan menjaga diri, sambil memperbaiki diri.

Niscaya akan ada kabar baik bagimu, gadisku.
Percayalah.

Bandung, 12 Februari 2014

Today you sit between the woman you have made your wife, and the man you have saved.  In short, the two people who love you most in all this world.

(Source: bilbou)

Embun dan Perasaan

oleh Tere-Liye

Kenapa embun itu indah, 
Karena butir airnya tidak menetes
Sekali dia menetes, tidak ada lagi embun 

Kenapa purnama itu elok,
Karena bulan balas menatap di angkasa
Sekali dia bergerak, tidak ada lagu purnama

Aduhai, mengapa sunset itu menakjubkan
Karena matahari menggelayut malas di kaki langit
Sekali dia melaju, hanya tersisa gelap dan debur ombak

Mengapa pagi itu menenteramkan dan dingin
Karena kabut mengambang di sekitar
Sekali dia menguap, tidak ada lagi pagi

Di dunia ini,
Duhai, ada banyak sekali momen-momen terbaik
Meski singkat, sekejap,
Yang jika belum terjadi langkah berikutnya
Maka dia akan selalu spesial

Sama dengan kehidupan kita, perasaan kita,

Menyimpan perasaan itu indah
Karena penuh misteri dan menduga
Sekali dia tersampaikan, tidak ada lagi menyimpan

Menunggu seseorang itu elok 
Karena kita terus berdiri setia
Sekali dia datang, tidak ada lagi menunggu

Bersabar itu sungguh menakjubkan
Karena kita terus berharap dan berdoa
Sekali masanya tiba, tiada lain kecuali jawaban dan kepastian
Sungguh tidak akan keliru bagi orang-orang yang paham

Wahai, tahukah kita kenapa embun itu indah?
Karena butir airnya tidak menetes, 
Sekali dia menetes, tidak ada lagi embun.
Masa singkat yang begitu berharga.

Lalu kenapa menjaga keindahan itu susah sekali?

Maka biarkan aku tetap diam.

Diam bukan berarti tak tahu. Diam bukan berarti tak acuh. Diam bukan berarti tak merasa. Diam bukan berarti tak bisa. Diam itu pilihan. Diam itu keputusan. Diam itu menjaga. Diam itu mulia. Ada kalanya, diam adalah pilihan terbaik dari segala yang terbaik yang bisa seseorang lakukan. Jadi, jangan ganggu dia dalam diamnya, pun jangan memaksanya untuk mengakhiri diamnya. Silence, in some cases, is a must, whether or not you like that, whether or not you want to do that. — Shifa Amali Firdhaus

qunhyskoa:

喂wwwwwwwwwwwwwwwwwwwwww

(Source: spaceeship, via sherlockspeare)

charlie-in-a-beanie:

y0ungandfragile:

consulting-god-of-badassery:

forevercryingbecausemerlin:

arealmonsterxvx:

samapitongzabala:

whentherestrouble:

flimzy:

people who’re always up in the middle of the night are either:

lonely

in love 

or

sad 

or watching anime

or nightblogging

or fangirling

or reading gay fanfiction 

or writing gay fanfiction

So lonely or sad

Or still connected to the internet

Man, these all true.

(Source: nehoria, via clotpole-merlin)

This is a trailer if BBC Sherlock were a comedy series. 

HILARIOUS.